Inovator

Para inovator biasanya memiliki empat tujuan utama:
- Mengembangkan atau menciptakan aplikasi, hubungan, sistem, atau produk baru.
- Menyediakan ide-ide kreatif atau kontribusi artistik.
- Mempertahankan perkembangan teknis terkini dan menerapkan pengetahuan baru dalam pekerjaan Anda.
- Membandingkan, bereksperimen, dan menguji pendekatan-pendekatan baru untuk memecahkan masalah.
Teknisi

Teknisi sering diminta untuk melakukan tugas-tugas berikut:
- Menyediakan dokumentasi, instruksi terperinci, gambar, atau spesifikasi untuk memberi tahu orang lain tentang bagaimana perangkat, komponen, peralatan, atau struktur akan dibuat, dibangun, dirakit, dimodifikasi, dirawat, atau digunakan.
- Menggunakan komputer dan sistem komputer (termasuk perangkat keras dan perangkat lunak) untuk memprogram, menulis perangkat lunak, mengatur fungsi, memasukkan data, atau memproses informasi.
- Melayani, memperbaiki, mengkalibrasi, mengatur, menyempurnakan, atau menguji mesin, perangkat, dan peralatan yang beroperasi terutama berdasarkan prinsip kelistrikan atau elektronik (bukan mekanik).
Aktivitas pekerjaan tambahan untuk Arsitek lanskap
- Menyiapkan representasi grafis atau gambar rencana atau desain yang diusulkan.
- Berkolaborasi dengan arsitek atau profesional terkait dalam desain bangunan secara keseluruhan untuk memaksimalkan fitur estetika struktur atau lahan di sekitarnya dan untuk meningkatkan efisiensi energi.
- Menciptakan lanskap yang mampu meminimalkan konsumsi air, misalnya dengan menggabungkan rumput tahan kekeringan atau tanaman asli.
- Merancang dan mengintegrasikan sistem pemanenan air hujan atau air abu-abu dan air reklamasi untuk menghemat air ke dalam desain bangunan atau lahan.
- Mengidentifikasi dan memilih material berkelanjutan yang tepat untuk digunakan dalam desain lanskap, seperti kayu daur ulang atau papan beton daur ulang untuk elemen struktural atau ban daur ulang untuk alas taman bermain.
- Berkonsultasi dengan klien, teknisi, atau arsitek dalam proyek lanskap.
- Menyiapkan rencana tapak, spesifikasi, atau estimasi biaya untuk pengembangan lahan.
- Menganalisis data kondisi seperti lokasi tapak, drainase, atau lokasi struktur untuk laporan lingkungan atau rencana lanskap.








