Inspektur

Archetype 6 Inspector

Inspektur harus ahli dalam:

  • Memperkirakan ukuran, jarak, dan kuantitas; atau menentukan waktu, biaya, sumber daya, atau material yang dibutuhkan untuk melakukan suatu aktivitas kerja.
  • Mengamati, menerima, dan memperoleh informasi dari semua sumber yang relevan.
  • Mengidentifikasi informasi dengan mengkategorikan, memperkirakan, mengenali perbedaan atau persamaan, dan mendeteksi perubahan keadaan atau peristiwa.
  • Memeriksa peralatan, struktur, atau material untuk mengidentifikasi penyebab kesalahan atau masalah atau cacat lainnya.

Analis

Archetype 3 Analyzer

Analis sering kali melakukan tugas-tugas berikut:

  • Mengidentifikasi prinsip, alasan, atau fakta yang mendasari suatu informasi dengan menguraikan informasi atau data menjadi beberapa bagian.
  • Menggunakan informasi yang relevan dan penilaian individual untuk menentukan apakah peristiwa atau proses mematuhi hukum, peraturan, atau standar.
  • Menilai nilai, kepentingan, atau kualitas suatu hal atau orang.
  • Mengumpulkan, mengodekan, mengkategorikan, menghitung, mentabulasi, mengaudit, atau memverifikasi informasi atau data.

Aktivitas pekerjaan tambahan untuk Ahli ekologi industri

  • Menyelidiki kecelakaan yang berdampak pada lingkungan untuk menilai dampak ekologisnya.
  • Menyelidiki kemampuan adaptasi berbagai spesies hewan dan tumbuhan terhadap perubahan kondisi lingkungan.
  • Meneliti sumber polusi untuk menentukan dampak lingkungan atau untuk mengembangkan metode pengurangan atau pengendalian polusi.
  • Memberikan materi teknis kepada manajer industri tentang isu-isu lingkungan, pedoman regulasi, atau tindakan kepatuhan.
  • Merencanakan atau melakukan studi tentang implikasi ekologis dari perubahan historis atau yang diproyeksikan dalam proses atau pembangunan industri.
  • Merencanakan atau melakukan penelitian lapangan tentang topik-topik seperti produksi industri, ekologi industri, ekologi populasi, dan produksi atau keberlanjutan lingkungan.
  • Memantau dampak lingkungan dari kegiatan pembangunan, polusi, atau degradasi lahan.
  • Mengidentifikasi atau mengembangkan strategi atau metode untuk meminimalkan dampak lingkungan dari proses produksi industri.